Memahami gaya belajar siswa

Banyak ahli yang menggunakan istilah berbeda-beda dalam memahami gaya belajar ini. Tetapi secara umum, menurut Bobby DePotter terdapat dua benang merah yang disepakati tentang gaya belajar ini. Pertama adalah cara seseorang menyerap More »

Kriteria guru yang layak mengajar

  Menyeleksi guru adalah pekerjaan ‘abadi’ dari seorang kepala sekolah. Sekolah mengandalkan kepala sekolah dalam mencari guru yang pantas dan cocok mengajar di kelas. Seperti semua proses seleksi, proses menyeleksi guru juga More »

Sekolah adalah komunitas pembelajar dan bukan komunitas pengejar nilai

Sebuah sekolah adalah sebuah komunitas, di dalamnya ada beragam kebutuhan dan beragam keinginan. Dalam pandangan tradisional sekolah adalah tempat siswa mencari nilai akademis dan tempat guru sebagai satu-satunya sumber pengetahuan memberi penilaian More »

Kenapa Pelajaran TIK Dihapuskan dalam Kurikulum 2013? Ini Jawabannya!

Tulisan menarik guru KKPI, bapak Sozo Himamura yang saya dapatkan dari Group facebook IGI: Beberapa alasan yang terungkap mengapa TIK/KKPI hilang dari Kurikulum 2013 ketika dialog dengan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (WAMEN) bidang More »

Apa sih Flipped Classroom

Apakah anda adalah guru yang suka memberikan pekerjaan rumah (PR) pada siswa anda setiap kali menjelang akhir pelajaran? Jika iya, apakah dengan PR tersebut siswa dapat lebih memahami materi yang telah anda More »

 

Memahami gaya belajar siswa

learning

Banyak ahli yang menggunakan istilah berbeda-beda dalam memahami gaya belajar ini. Tetapi secara umum, menurut Bobby DePotter terdapat dua benang merah yang disepakati tentang gaya belajar ini. Pertama adalah cara seseorang menyerap informasi dengan mudah, yang disebut sebagai modalitas, dan kedua adalah cara orang mengolah dan mengatur informasi tersebut. Modalitas belajar adalah cara kita menyerap informasi melalui indera yang kita miliki. Masing-masing orang mempunyai kecenderungan berbeda-beda dalam menyerap informasi. Terdapat tiga modalitas belajar ini, yaitu apa yang sering disingkat dengan VAK: Visual, Auditory, Kinestethic.

Kriteria guru yang layak mengajar

guru

 

Menyeleksi guru adalah pekerjaan ‘abadi’ dari seorang kepala sekolah. Sekolah mengandalkan kepala sekolah dalam mencari guru yang pantas dan cocok mengajar di kelas. Seperti semua proses seleksi, proses menyeleksi guru juga punya resiko dan hal yang mesti diwaspadai. Untuk itu saya mencoba menguraikan kriteria guru seperti apa yang pantas untuk direkrut sebagai guru di sekolah anda. 1.       Sesuai visi misi sekolah Cari lah guru yang sesuai dengan visi misi sekolah anda. Sayangnya banyak sekolah yang merekrut guru hanya karena mau digaji kecil atau kenalan si A atau saudaranya si B. Sebelum merekrut resapi kembali visi misi sekolah anda dan rasakan apakah kandidat yang ada di depan anda ini cocok atau tidak dengan visi misi sekolah anda dalam hal kepribadian, cara komunikasi dan filosofinya terhadap pendidikan.

Sekolah adalah komunitas pembelajar dan bukan komunitas pengejar nilai

Sebuah sekolah adalah sebuah komunitas, di dalamnya ada beragam kebutuhan dan beragam keinginan. Dalam pandangan tradisional sekolah adalah tempat siswa mencari nilai akademis dan tempat guru sebagai satu-satunya sumber pengetahuan memberi penilaian yang bentuknya angka. Dalam pengertian terbaru sekolah adalah lembaga tempat menyemaikan potensi baik akademis maupun hal lain yang sifatnya non akademis. Dalam situasi dunia pendidikan seperti sekarang ini dimana orang tua siswa sangat kritis, jika sekolah hanya memberi nilai sebagai satu-satunya cara menghargai anak didiknya, maka bersiaplah menjadi sekolah yang kering tanpa makna, sekolah yang miskin penghargaan pada muridnya karena semua dinilai secara angka. Siswa pun dihargai hanya karena nilai yang di dapatnya dan pencapaiannya dalam bidang lain jadi kurang dihargai  Tidak heran orang tua siswa akan berjuang sekeras dan semampu mereka agar anaknya bisa meraih angka yang sesuai KKM dan   ujung-ujungnya sekolah itu sendiri yang akan banjir complain karena mutu guru dan pelayanan yang dianggap kurang memenuhi syarat kepuasan pelanggan.

Kenapa Pelajaran TIK Dihapuskan dalam Kurikulum 2013? Ini Jawabannya!

Tulisan menarik guru KKPI, bapak Sozo Himamura yang saya dapatkan dari Group facebook IGI: Beberapa alasan yang terungkap mengapa TIK/KKPI hilang dari Kurikulum 2013 ketika dialog dengan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (WAMEN) bidang Pendidikan dan Perwakilan PUSKUR (Pusat Kurikulum dan Perbukuan) diantaranya:

Apa sih Flipped Classroom

Apakah anda adalah guru yang suka memberikan pekerjaan rumah (PR) pada siswa anda setiap kali menjelang akhir pelajaran? Jika iya, apakah dengan PR tersebut siswa dapat lebih memahami materi yang telah anda berikan?
Seharusnya begitu ya… :)

Memberi pekerjaan rumah kepada siswa adalah salah satu dari strategi kita sebagai guru dalam memotivasi siswa untuk mempelajari kembali materi yang telah disampaikan. Aktivitas ini telah dilakukan oleh hampir semua guru sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu hingga saat ini.