{"id":1686,"date":"2026-10-27T05:30:51","date_gmt":"2026-10-27T05:30:51","guid":{"rendered":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/?p=1686"},"modified":"2026-10-27T05:30:51","modified_gmt":"2026-10-27T05:30:51","slug":"dua-benih-di-ladang-seni","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/index.php\/2026\/10\/27\/dua-benih-di-ladang-seni\/","title":{"rendered":"Dua Benih di Ladang Seni:"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Ukiran Prestasi Kesatria Dhamysoga di Ajang FLS3N Tingkat Nasional<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(9\/10\/2026) Prestasi di bidang seni kembali ditorehkan oleh siswa-siswi berbakat SMAN 5 Malang. Pada Jumat sore, suasana di bumi Dhamysoga mendadak riuh oleh kabar membanggakan yang tersiar menjelang berakhirnya jam pembelajaran. Kabar tersebut sontak mengundang antusiasme dan kebahagiaan warga Dhamysoga atas pencapaian dua siswanya yang berhasil mengukir prestasi di ajang FLS3N 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah melalui proses yang sangat panjang, Muhammad Aryazaki Permana dan Carissa Putri Aryasanti berhasil menjadi perwakilan provinsi Jawa Timur di kancah nasional. Keduanya berjuang melalui bidang seni yang berbeda demi mempersembahkan penampilan terbaiknya serta mengharumkan nama SMAN 5 Malang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Muhammad Aryazaki Permana, atau yang akrab disapa Arya, merupakan siswa SMAN 5 Malang yang kini tengah duduk di bangku kelas XI. Arya merupakan siswa yang aktif di berbagai macam ekstrakurikuler usai sekolah. Namun, ia menunjukkan kegemaran lebih pada hal-hal yang berbau seni. Arya mengaku sudah menerjuni bidang kesenian sedari SMP, ia menemukan minatnya terikat dengan dunia seni yang luas. Lebih spesifiknya, di cabang seni teater dan musik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cYang membuat aku sampai sekarang mendalami bidang ini mungkin karena aku merasa bisa lebih ekspresif dan mengutarakan segala yang aku rasakan tanpa adanya batasan tertentu,\u201d ujar Arya kala bercerita tentang hal-hal yang membuatnya ingin menekuni bidang seni.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam ajang FLS3N 2026, Arya membawakan monolog yang mengangkat isu perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Tak sekadar menyoroti persoalan lingkungan, naskah tersebut juga menyampaikan makna kehilangan yang mendalam, mulai dari alam yang perlahan gugur hingga orang-orang terkasih yang tak lagi mendampingi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Arya tidak berjuang sendiri, ia mendapat bantuan dan dukungan dari berbagai pihak selama mempersiapkan pertunjukannya. Salah satunya adalah Rivalda Naulia Putri, atau yang akrab disapa Kak Alda, pelatih ekstrakurikuler Krida Smala. Beliau menulis naskah monolog sekaligus melatih performa seni berperan Arya di atas panggung pementasan. Bimbingan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses mempersiapkan performa di atas panggung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berkat dukungan dan usaha kerasnya dalam mengeksekusi naskah menjadi sebuah pertunjukan yang emosional, Arya berhasil meraih juara pertama FLS3N 2026 cabang lomba Monolog tingkat nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentunya proses yang ia jalani sedari awal tidak mudah. Jejak perjuangan Arya memakan waktu lebih dari setengah tahun. Latihan yang berat dalam jangka waktu panjang memberi tekanan luar biasa. Tidak jarang ia bertemu tantangan, salah satunya ialah kesulitan terkait <em>controlling<\/em>-nya di atas panggung. Arya mengaku hal tersebut sempat menjadi penghambat untuk waktu yang cukup lama. Namun, setelah latihan intens yang mencakup ketubuhan dan kepekaan, ia berhasil melampaui tembok tantangan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSaya sendiri nggak nyangka kalau bisa lolos ke tingkat provinsi, apalagi nasional. Ternyata, alhamdulillah, bisa dikasih kesempatan sejauh ini. \u2060Semoga dengan pencapaian ini bisa menjadi lembaran baru yang cerah di bidang kesenian SMA Negeri 5 Malang, Jawa Timur, dan Indonesia,\u201d ungkap Arya sebagai penutup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, Carissa Putri Aryasanti, atau yang akrab disapa Carissa, berhasil meraih juara pertama FLS3N 2026 cabang lomba Cipta Lagu tingkat provinsi. Berkat karyanya, Carissa pun melaju ke tingkat nasional dengan membawa harapan bagi provinsi Jawa Timur dan SMAN 5 Malang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lagu miliknya yang berjudul \u201cDengan Cara Apa Kau Melihat\u201d diadaptasi dari salah satu puisi pemenang FLS3N tahun lalu dengan judul yang sama. Carissa mengungkapkan bahwa setiap larik yang tertulis pada bait puisi tersebut terasa begitu dekat dengan apa yang ia alami dalam kehidupan. Berangkat dari kedekatan itu, ia kemudian mengolah puisi tersebut menjadi sebuah lagu yang menyelaraskan makna dan perasaan di dalamnya menjadi rangkaian harmoni yang indah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui karya tersebut, tersampaikan pesan bahwa di tengah kesedihan dan kebingungan yang kerap mewarnai kehidupan, selalu ada harapan untuk menemukan kebahagiaan dan menjalani hidup dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lagu ini pun menjadi saksi bisu perjalanan Carissa di ajang FLS3N 2026. Sebagai pengalaman pertamanya dalam mengikuti lomba, perjalanan ini tentu tak lepas dari berbagai tantangan. Carissa dituntut untuk terus belajar dan mengasah kemampuannya dalam hal mengolah puisi menjadi sebuah musik nusantara serta membawakannya dengan penuh penjiwaan. Dengan demikian, pesan yang terkandung dalam lagu yang ia nyanyikan dapat tersampaikan dengan baik kepada siapapun yang mendengarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSedikit cerita, tiga hari sebelum perlombaan nasional dimulai, tepatnya tanggal enam, ternyata saya <em>drop<\/em>. Demam, suara hilang, dan lain-lain. Mau nggak mau saya harus mencoba berbagai hal agar suara itu bisa kembali secepatnya,\u201d ucap Carissa saat menceritakan kondisi yang dialaminya menjelang lomba.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal tersebut memicu kekhawatiran dalam diri Carissa, sebab kondisi suara akan sangat memengaruhi kualitas penampilannya pada tiga hari mendatang. Selama tiga hari itu pula, Carissa mendapat dukungan lebih dari orang tua, guru, beserta teman-temannya. Mereka meyakinkan Carissa bahwa ia pasti bisa menjalani lomba ini dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa yang telah mereka sampaikan pun terbukti saat hari penentuan tiba, tepat pada 8 Oktober 2026. Carissa pun mengerahkan kemampuan terbaiknya dalam lomba tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, usaha yang selama ini ia kerahkan belum membawanya meraih juara pertama di tingkat nasional. Meski begitu, setiap langkah yang ia tempuh selama lebih dari setengah tahun ini tetap memiliki arti. Sebab, perjalanan untuk meraih apa yang diharapkan bukan semata-mata tentang seberapa cepat seseorang sampai pada tujuannya, melainkan tentang keberanian untuk terus melangkah di tengah berbagai cobaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keinginan Carissa untuk berkarya masih membara dengan hebat dalam benaknya. \u201cSaya sangat ingin berkecimpung di dunia musik dan menciptakan karya-karya yang lain,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Failure is a privilege<\/em>. Tidak semua perjalanan berakhir sesuai harapan, namun setiap pengalaman membuka ruang untuk belajar, bertumbuh, dan kembali melangkah dengan perspektif yang baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terima kasih sudah berjuang! Semoga kesuksesan senantiasa menyertai langkah kalian.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1170\" height=\"1471\" src=\"https:\/\/sman5malang.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-27-at-12.29.55.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1687\" srcset=\"https:\/\/sman5malang.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-27-at-12.29.55.jpeg 1170w, https:\/\/sman5malang.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-27-at-12.29.55-859x1080.jpeg 859w, https:\/\/sman5malang.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-27-at-12.29.55-768x965.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1170px) 100vw, 1170px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1164\" height=\"1444\" src=\"https:\/\/sman5malang.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-27-at-12.30.05.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1688\" srcset=\"https:\/\/sman5malang.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-27-at-12.30.05.jpeg 1164w, https:\/\/sman5malang.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-27-at-12.30.05-871x1080.jpeg 871w, https:\/\/sman5malang.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-27-at-12.30.05-767x952.jpeg 767w\" sizes=\"auto, (max-width: 1164px) 100vw, 1164px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ukiran Prestasi Kesatria Dhamysoga di Ajang FLS3N Tingkat Nasional (9\/10\/2026) Prestasi di bidang seni kembali ditorehkan oleh siswa-siswi berbakat SMAN 5 Malang. Pada Jumat sore, suasana di bumi Dhamysoga mendadak riuh oleh kabar membanggakan yang tersiar menjelang berakhirnya jam pembelajaran. Kabar tersebut sontak mengundang antusiasme dan kebahagiaan warga Dhamysoga atas pencapaian dua siswanya yang berhasil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1689,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1686","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1686","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1686"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1686\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1690,"href":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1686\/revisions\/1690"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1689"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1686"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1686"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sman5malang.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1686"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}