Posts Tagged ‘korupsi’

Lebih Baik Preventif Sedini Mungkin Upaya Penanganan Korupsi

April 20th, 2010 by Tavip Doyo Sartono

Program Pemerintah dalam upaya perang terhadap para koruptor bukan cerita lagi atau bukan opini lagi, terbukti salah satu gayus yang meuncul sebagai aktor terbaik sebagai suri teladan yang dilakuonkan di TV, ini akan tertangkapnya gayus-gayus lain yang bertopengkan pejabat, entah pegawai pemerintah maupun swasta. Rakyat kecil sempat penulis tangkap terutama orang-orang disekitar abang becak atau kalangan kecil, mengatakan Susno Duaji adalah Pahlawan dalam perang melawan Koruptor ! benarkah rakyat kecil merasakan  dari hasil sepak terjang dari susno duaji, meskipun nantinya mungkin juga akan merasakan  hawa jeruji penjara akibat kesalahan  kode etik ? ini kata abang-abang becak di pinggir jalan.

Ternyata kasus tersebut benar-benar menyentuh di kalangan paling bawah ! mereka tidak terima dengan oknum-oknum yang mengkorup uang hasil penarikan Pajak ! mereka dipercaya malah berkhianat, dengan mengambil keutungan pribadi sebesar-besarnya. Memang Hukuman mati sebaiknya diberikan pada koruptor-koruptor kelas kakap, supaya jera, dan bagi generasi berikutnya akan takut dengan pemandangan tiang gantungan yang disiapkan untuk para koruptor di bumi pertiwi.

Mati satu tumbuh seribu papatah ini yang dikhawatirkan terjadi di negeri kita ini, dengan tertangkapnya koruptor-koruptor yang beberapa gelintir jelas akan memunculkan koruptor – koruptor di daerah-daerah yang nantinya akan semakin parah, dengan membabi buta mengeruk kekayaan rakyat, yang dipercayakan kepada pemerintah untuk mengelolahnya.

Koruptor kelas teri didaerah-daerah belum sempat tersentu mengingat KPK hanya memberantas koruptor-koruptor kelas kakap yang beromzet trilyunan. Namun kalau koruptor kelas teri di daerah-daerah di hitung omzet -nya dari hasil pengambilan uang negara akan lebih besar lagi, mengapa ? karena justru pelakunya yang banyak, bukan omzet nya yang beasar. Dalam kalimat orang bijak…. ikan teri akan menggulingkan kapal induk yang maha besar karena jumlahnyab trilyunan, sehingga kapal tidak mampu untuk mengatasi jumlah ikan teri tersebut, dan sebaliknya nelayan mampu menangkap ikan paus yang maha besar kenapa ? karena ikanya cuman satu, tapi nelayan-nya jutaan manusia.

Dengan demikian sebaiknya perlu adanya tidakan instan, pendidikan anti korupsi, melalui pendidikan mulai Taman kanak-kanak hingga di tingkat Perguruan tinggi. Tentu saja banyak pakar-pakar pendidikan yang lebih tahu bagaimana bentuk-bentuk yang cocok untuk pengenalan anti korupsi untuk tingkat TK misalkan melalaui menyanyi, tingkat SD dengan berfikir kritis logis serta contoh-contoh atau gambar-gambar yang berkaitan dengan bagaimana cara menghindari kegiatan  korupsi.

Ironis  sekali kalau program Pemerintah dalam memberantas Korupsi belumj begitu difikirkan solusi preventifnya. Malah yang diberantas oleh Menteri pendidikan Bambang Sudibyo, malah mata pelajaran akuntansi, justru kalau bisa mata pelajaran akuntansi di berikan kepada siswa sejak Sekolah Dasar, sehingga kelak mereka tahu bagaimana cara menghindar dari kegiatan korupsi atau dapat perang melawan koruptor.

Tentu saja tidak hanya mata pelajaran Akuntansi saja yang diberikan kepada siswa sejak dini, tetapi juga nilai moral atau pesan moral yang penting. Kalau bisa pemerintah mengadakan Lomba Cipta Lagu yang bertemakan Perang melawan Koruptor, biar dengan melalui menyanyi anti korupsi  mampu dan dapat melekat di hati bangsa Indonesia.