Tugas TIK Kelas X Semester 2 Tahun Pelajaran 2011/2012
Untuk tugas blog isikan pada form di sini
Untuk tugas blog isikan pada form di sini
Berikut adalah hal-hal yang perlu dimasukkan dalam laporan tugas akhir kalian:
1. AVI (*.avi), File jenis Avi adalah Audio Video Interleave. Diperkenalkan pertamakali oleh microsoft pada november 1992 sebagai format multimedia yang menyesuaikan antara audio dengan video. File Avi juga memiliki beberapa tingkat kompresi yang nantinya dapat mempengaruhi ukuran file Avi tersebut. Untuk melihatnya bisa dengan klik kanan file pilih Properties lalu klik Summary. Jenis Kompresi akan juga mempengaruhi ukuran filenya dan kualitas gambar video ketika diputer atau dimainkan. Biasanya untuk memutar file Avi diperlukan codec, singkatan untuk (en)coder/decoder.File AVI (Uncompressed) umumnya besar, 1 kaset MiniDV dengan durasi 60 menit apabila dicapture kedalam harddisk, maka akan membutuhkan ruang sebesar 13,5 Gb.
2. MPG, File jenis ini bisa dibuka pada VCD maupun DVD player setelah diburning dalam bentuk VCD maupun DVD. MPG dibedakan menjadi MPG VCD (resolusi gambar biasa) , MPEG SVCD (tingkat resolusi bagus) , MPG DVD (tingkat resolusi sangat bagus). Mpeg mempunyai resolusi 352 x 288 pixels.
3. WMV, Adalah bentuk format streaming yang dibuat oleh Microsoft. File WMV (*.wmv) menggunakan format pembawa ASF milik Microsoft. Berkas ini dapat dijalankan oleh Windows Media Player dan player lainnya, VLC media player atau Media Player Classic. Beberapa player pihak ketiga juga ada untuk berbagai platform seperti Linux yang menggunakan implementasi FFmpeg untuk codec WMV.
4. MOV,File Video ini bisa dibuka dengan aplikasi Quick Time Player dari Apple. Format MOV ini dikembangkan lagi oleh organisasi MPEG dengan menelurkan format lainnya yaitu MP4 atau MPEG-4 yaitu salah satu format berkas pengodean suara dan gambar/video turunan dari Quick Time milik Apple.Tehnik kompresi nya bagus dan rapi sehingga file MOV banyak digunakan oleh para pengembang film dalam mempromosikan trailernya.
5. RM,RM atau biasa disebut dengan Real Media. File jenis ini bisa dimainkan dengan Real Player.
Kamera film yang tersedia sebelum Perang Dunia II sering menggunakan format film 9,5 mm. Penggunaan kamera film telah terjadi peningkatan popularitas pada periode pasca-perang segera menimbulkan penciptaan film rumah. Dibandingkan dengan model pra-perang, kamera ini kecil, ringan, cukup canggih dan terjangkau. Kamera 35 mm film sangat kompak Kinamo dirancang oleh Emanuel Goldberg untuk film amatir dan semi-profesional pada tahun 1921.
Pembagian film berdasarkan ukurannya adalah :
* Small format (35 mm)
* Medium format (100 – 120 mm)
* Large format
Ukuran tersebut merupakan ukuran diagonal film.setiap jenis ukuran film harus menggunakan kamera yang berbeda pula. Pembagian film berdasarkan jenis bahan dan kesensitifannya :
* Film hitam putih
* Film warna
* Film positif
* Film negatif
* Film daylight
* Film tungsten
* Film inframerah
camcod
Cara kerja Camcorder analog adalah ketika rana dalam kamera terbuka, film ini diterangi. Ketika rana benar-benar meliputi gerbang film, film strip sedang dipindahkan satu frame lebih jauh dengan cakar satu atau dua yang memajukan film dengan menarik dan menariknya melalui perforasi.
Semua tape berbasis Kamera Video terdapat removable media dalam bentuk kaset video. Teknologi solid-state kamera Video dapat memiliki removable media dalam bentuk kartu memori, atau built-in memori, atau keduanya.HDD Camcorder biasanya ada non-removable media dalam bentuk hard disk drive (HDD).
camcod1
Kamera Video yang tidak menggunakan pita perekam suara yang sering disebut tapeless Camcorder.Kamera Video yang menggunakan dua jenis media, seperti built-in HDD dan kartu memori, yang sering disebut hibrida Kamera Video.Kamera video awalnya didesain untuk industri penyiaran (televisi). Proses pengambilan video bukan sesuatu yang mudah dan simpel, dalam proses pengambilan gambar video menggunakan langer quad decks(ukurannya sebesar kulkas) untuk merekam video kedalam video tape, jika stasiun televisi ingin melakukan gambar di luar studio, seseorang membutuhkan satu truk penuh peralatan seperti kamera, switching devices, tripod dan kabel kemudian kalian akan menyusunnya agar siap digunakan. Saat itu pengambilan video hanya bisa dilakukan oleh perusahaan-perusahaan televisi besar karena ketidakpraktisan peralatan dan besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat sebuah video.
Macam-macam camcorder: miniDV,DVD camcorder,dan digital8.camcod4
camcod2camcod3TheFirstCamcorder,1983 mini-DVCamcorder Sony DV Handycam
Video digital memiliki keuntungan:
* Interaktif
Video digital disimpan dalam media penyimpanan random contohnya magnetic / optical disk. Sedangkan video analog menggunakan tempat penyimpanan sekuensial, contohnya magnetic disc / kaset video.
* Video digital dapat memberikan respon waktu yang cepat dalam mengakses bagianmanapun dari video.
* Mudah dalam proses edit
* Kualitas: sinyal analog dari video analog akan mengalami penurunan kualitas secara perlahan karena adanya pengaruh kondisi atmosfer. Sedangkan video digital kualitasnya dapat diturunkan menggunakan teknik kompresi.
* Transmisi dan distribusi mudah karena dengan proses kompresi, maka video digital dapat disimpan dalam CD, ditampilkan pada web, dan ditransmisikan melalui jaringan.
Video pertama kali ada masih dalam keadaan bisu atau tanpa suara.Dan biasanya video tersebut masih berwarna hitam putih. Video yang paling dulu pernah popular seperti Pantomim hitam putih Charlie chaplin.Penontonnya hanya bisa menikmatinya berupa gambar-gambar bergerak tanpa ada suaranya.Setelah itu perkembangan teknologi mulai berkembang.Gambar-gambar bisu tadi berkembang menjadi gambar yang bersuara untuk dapat lebih menarik para penontonnya.
Video adalah hanyalah berupa gambar tanpa suara. Dengan pekembangan video tesebut terdapat suara yang menyertainya. Editing dengan media seluloid. Editing dengan media seluloid secara fisik memotong dan menyambung pita seloluid. Biasanya menggunakan alat editing. Editing dengan melakukan proses copy dari satu pita video ke pita video yang lain. Menggunakan minimal dua alat yang berfungsi sebagai pemutar dan perekam (VTR, Video Tape Recorder). Editing seperti ini juga dikenal sebagai editing Deck to Deck atau Tape to Tape. Karena menggunakan alat analog, kemungkinan terjadinya penurunan kualitas sangatlah besar. Selain itu, kemungkinan pita tergores (scratch) juga besar dikarenakan terlalu seringnya pita kita diputar.
Video pada hakekatnya adalah gambar dinamis (moving pictures) yang terdiri atas beberapa gambar yang ditayangkan secara bergilir dengan kecepatan sekitar 25 gambar (frame) perdetik.Video analog telah memiliki standard dan format tersendiri sejak lama, terutama untuk keperluan siaran televisi dan rekaman video hiburan.Teknologi Video digital menjadi populer ketika komputer mulai digunakan untuk meng-edit dan menayangkan film.
Aplikasi video pada multimedia mencakup banyak aplikasi yaitu:
- Entertainment: roadcast TV, VCR / DVD recording
- Interpersonal: video telephony,video conferencing
- Interactive: windows
Digital video adalah jenis sistem video recording yang bekerja menggunakan sistem digital dibandingkan dengan analog dalam hal representasi videonya. Biasanya digital video direkam dalam tape, kemudian didistribusikan melalui optical disc, misalnya VCD dan DVD.
Salah satu alat yang dapat digunakan untuk menghasilkan video digital adalah camcorder,yang digunakan untuk merekam gambar-gambar video dan audio.Camcorder adalah perangkat elektronik portabel untuk merekam video dan audio menggunakan perekam built-in. Didalamnya berisi kamera (camera) video dan video perekam (recorder) dalam satu unit, sehingga digabung menjadi nama camcorder.
Paling awal yang digunakan adalah Camcorder analog yang dapat merekam ke video tape. Sejak tahun 1990-an perekaman digital telah digunakan, tetapi tetap tape merupakan media utama. Kemudian tape sebagai media penyimpanan, berangsur-angsur diganti dengan solusi tapeless seperti optical disk, hard disk drive dan flash memory.